Cara Meningkatkan Karir dengan Mudah dengan Ilmu Bioenergi | Testimoni Pelatihan Bioenergi


Hidup sepenuhnya dalah rahasia Tuhan sang Maha Menentukan. Demikianlah yang terjadi pada diri S. Azis Abadi, pria berpembawaan kalem ini sama sekali tidak menduga bila kedatangannya ke bioenrgi untuk mencari kesembuhan justru sekarang sudah membantu orang lain untuk sembuh menjadikan dirinya kaya harta dan kaya hati. Allah telah memberinya hidayah, jalan terbaik disisa umurnya.
Saya masih ingat betul pesan Bapak H.M. Syaiful M. Maghsri, saat saya berpamitan pulang ke Surabaya setelah selesai mengikuti diklat program M.Ph. Sambil makan siang beliau berpesan bahwa Dewi Fortuna akan menyertai saya jika saya mulai buka praktik menerima tamu/pasien pada tahun 2001. Di bawah ini akan saya tulis sebagian kecil dari pengalaman­ saya selama 1 tahun dalam menekuni bidang ini. Kurun waktu yang relatif masih sangat "MUDA" tapi itulah kenyataan dan karunia Allah yang saya terima hasil dari diklat Bioenergi yang telah diikuti.
Sebelumnya saya mohon maaf pada para pembaca dan pada beliau pakar pengobatan Alternatif. Bukannya untuk menyombongkan diri tetapi saya bertujuan apabila ada beliau-beliau yang sudi berbagi pengalaman di manapun beliau berdomisili insya Allah saya bersedia menemui. Matur suwun. Pengalaman pertama saya menangani seorang dr. spesialis kandungan yang menderita diabetes melitus. Beliau penggemar olahraga golf. Selesai bertanding sebanyak 18 holes terasa sesuatu yang kurang enak di badannya. Hasil lab menunjukkan kadar gulanya mencapai 700. Secara diam-diam istrinya datang menemui saya walau si suami kurang setuju.
Melihat situasi yang demikian tentu saja terapi yang saya lakukan tidak langsung melainkan terapi jarak jauh (telehusada) disertai air putih dan buah-buahan juga obat yang di dapat dari dokter yang menangani, saya akses dengan Bioenergi. Terapi saya lakukan tiap pagi dan malam. Sebanyak 8 kali terapi hasil lab menunjukkan kemajuan yang menakjubkan, kadar gulanya tinggal 410. Terapi­ berikutnya tinggal menormalkan saja. Sesuatu kejadian yang terasa tidak masuk akal. Itulah kemu'jizatan. Apapun kalau Allah menghendaki akan menjadi kenyataan. Walau beliau tidak datang sendiri namun ucapan terima kasih melalui istri dan anak-anaknya.
Pengalaman berikutnya lain lagi. Seorang ibu yang telah berusia 53 tahun bertempat tinggal di Mojokerto Jawa Timur datang menemui saya. Ternyata di rumahnya beliau juga menerima banyak tamu untuk minta bantuan segala macam pengobatan dan menangani berbagai masalah serta menggeluti bidang ini sudah berjalan selama 16 tahun. Mendengar pengakuan demikian saya terhenyak dan heran. Lalu apa maksud dan kedatangannya menemui saya? Ternyata beliau meminta bantuan saya agar rumah yang ditempati selalu laku yang sudah enam bulan yang lalu rumah tersebut ditawar-tawarkan, bahkan sudah terjadi 5 kali transaksi dan sudah ada kesepakatan harga ternyata batal juga. Tidak sekali ini beliau minta bantuan orang lain. Selang tiga minggu berikutnya beliau datang lagi memberitakan bahwa rumahnya sudah laku terjual dengan harga seperti yang diharapkan. Sekarang beliau sudah menempati rumah barunya di Surabaya. Mohon maaf, bukannya ilmu, kemampuan dan pengalaman beliau di bawah saya tetapi semuanya terjadi karena kehendak Ridho Allah.
Pengalaman di bidang usaha pun pernah saya tangani. Suatu hari saya kedatangan tamu cewek ayu, energik, dan cukup feminin status masih single. Dia mendapat kepercayaan dari pengusaha komputer dari Jakarta untuk mengembangkan sayapnya di Surabaya. Minta bantuan saya agar dicarikan tempat usaha, hari baik untuk memulai dan agar para karyawannya tenang dan serius dalam menjalankan tugas kewajibannya. Berjalan 2 bulan usaha maju pesat, hampir seluruh tender yang diikuti sering dirnenangkan walaupun tidak kesemuanya. Alhasil saya seperti karyawan kehormatan tanpa bekerja tapi tiap bulan terima honor. Alhamdulillah, terima kasih.
Pengalaman lain dari kota Bojonegoro. Kepergian saya ke kota tersebut diajak teman lama saya karena ibunya yang telah berusia 64 tahun sakit hipertensi dan vertigo. Sampai di Bojonegoro saya lihat ibu ini lunglai di tempat tidur, suhu badannya panas sekali keadaannya sangat lemah karena kurang tidur. Setelah saya terapi dengan minum air putih yang sudah saya akses dengan Bioenergi perlahan-lahan mulai nampak tenang dan bisa tidur. Selang beberapa jam kemudian ibu ini bangun bersamaan dengan adzan maghrib. Sepertinya lupa dengan penyakit yang diderita, langsung pakai sandal berjalan menuju tempat wudhu. Oleh anak­-anaknya yang menunggui ditahan didudukkan kembali. Saya sarankan biar turuti kemauannya asal dipegangi. Oleh si ibu saya ditahan agar tinggal satu sampai dua malam lagi di samping untuk keperluan terapi si ibu sendiri masih ada beberapa sanak famili yang minta diterapi. Lagi-lagi karena getok tular keesokan harinya sudah ada 23 orang yang mendaftar.
Seorang pengajar di salah satu sekolah SLTP. Sudah dua minggu tidak mengajar dikarenakan jari-jari tangan kiri dan kanan tidak bisa digerakkan apalagi untuk menulis. Di samping itu dia menderita lever abses (Cyrosis). Menurut diagnose dan hasil lab serta keterangan dokter yang memeriksa dia kena gejala lepra. Tidak neko-neko pengobatan yang saya lakukan sebab saya memang hanya bermodalkan Bioenergi. Terapi langsung sebanyak 3 kali selebihnya dengan telehusada 2 kali sehari pagi atau siang dan pada malam hari. Dengan 10 kali terapi bapak guru ini sudah aktif mengajar lagi. Tentu saja terapi terus berlanjut sampai si penderita menyatakan cukup.
Berikutnya pasangan suami-isteri dari Bojonegoro" Si suami berumur 41 tahun dan istri berumur 34 tahun. Hidup berumah tangga sudah berjalan 14 tahun, 6 tahun pertama kehidupan pasutri ini berjalan normal, bahagia, dan harmonis walau belum dikarunia anak. Akan tetapi, hal demikian diterima oleh keduanya dengan penuh kesabaran. Keadaan justru semakin mengecewakan pasutri ini, pasalnya si suami tidak lagi bisa memenuhi kewajiban biologis. Usaha dan ikhtiar ke manapun sudah ditempuh baik medis maupun non-medis tapi belum membuahkan hasil. Terapi kali ini agak ada tambahan sedikit. Di samping mempergunakan Bioenergi, suplemen juga pijatan pada titik-titik tertentu yang kebanyakan orang menyebut akupresure. Selama kurang lebih 2 bulan dengan 10 kali terapi Alhamdulillah keharmonisan pasutri ini diperoleh kembali. Selama 2 hari di kota Bojonegoro saya menangani lebih 20 orang dengan berbagai penyakit.
Saya lanjutkan lagi dengan pengalaman yang berbeda. Pasangan pengantin baru, pernikahan baru mengutarakan keluhannya bahwa istrinya yang berumur 24 tahun. Si istri tidak ada semangat dan gairah saat melakukan hubungan seksual dan sulit sekali mencapai klimaks. Walaupun si suami mampu bermain 2 ronde dengan waktu permainan yang cukup menurut ukuran orang normal namun si istri tetap dingin. Malangnya kalau sudah terjadi demikian kemarahan dan caci maki diterima si suami. Kutemukan akal agar si istri bisa saya terapi langsung.
Semula kutanyakan apa ada keluhan-keluhan lain. Betul memang ada, dia menderita sakit maag dan selalu merasa pusing. Maklum saat ini dia lagi menyelesaikan skripsi untuk mendapatkan S1 jurusan informatika. Dengan alasan kedua penyakitnya itu akhirnya bersedia menemui saya. Alhamdulillah dengan 2 kali terapi Bioenergi penyakit maagnya banyak mengalami kemajuan bahkan pusing-pusingnya pun sudah hilang. Terapi berikutnya barulah saya tangani keluhan utamanya. Setelah 6 kali terapi penyakit maagnya sembuh dan daya tempur di atas ranjang mulai banyak sekali perubahan. Di sini saya baru mengutarakan bahwa sebenarnya terapi yang saya lakukan adalah untuk keharmonisan berdua. Walaupun wajahnya nampak merah padam, toh dari bibirnya terucap terima kasih. Terapi berlanjut sampai membuahkan hasil yang memuaskan bagi keduanya. Perlu diketahui saya menggunakan nama tempat praktek tidak dengan padepokan, klinik atau pondok, dsb. Tapi saya menggunakan nama SALON. Ini ada ceritanya sendiri. Saya ada beberapa galon air putih yang saya akses dengan Bioenergi dan saya wirid terus menerus yang secara kebetulan tamu-tamu saya yang meminum air itu, 5 menit kemudian nampak wajahnya seperti layaknya ke luar dari salon kecantikan. Nampak bersih, ceria, bercahaya.
Air ajaib itu diberi nama SARINING TIRTO. Saya peruntukkan bagi pengantar terutama ibu-ibu muda dan remaja putri, saya beri bonus air tersebut. Sekaligus sebagai alat deteksi, bagi siapa yang tidak yakin wajah akan tetap suram.
Perlu saya garis bawahi, saya tidak menerima tamu yang menderita penyakit yang ada kaitannya dengan tenung, santet, teluh, guna-guna, dan sejenisnya. Meski diajarkan di Ilmu Bionergi namun saya mengkhususkan diri membantu penyakit­-penyakit medis dan pemecahan masalah. mohon maaf, saya tidak cari lawan, tidak memerangi siapa pun justru sebaliknya saya cari kawan, sedulur yang bisa diajak kerja sama, saling bantu dan saling berbagi pengalaman.


SOLUSI UNTUK ANDA :

Apakah Anda juga ingin meningkatkan karir dengan mudah dan cepat? 
Silahkan Konsultasikan kepada kami, hubungi :  
081 827 8880 (Bpk. Agus) atau 0853 2727 1999 (Ibu Eny)
Jangan Tunda lagi untuk menjemput sukses Anda.
      

Share this:

Posting Komentar

Berikan TANGGAPAN Anda Tentang INFO ini untuk Memberikan INSPIRASI dan MOTIVASI Pembaca Lain. Tinggalkan KOMENTAR Anda DISINI

 
Copyright © Testimoni Bioenergi dari Alumni Bioenergi Center | Keajaiban Bioenergi . Designed by OddThemes | Distributed By Gooyaabi Templates